Track Kiarapayung Jatinangor – {Mendadak Sepeda}

Sepeda !!!!….. Akhirnya bisa juga menikmati nggowes sepeda setelah sekian lama ingin nge-gowes sepeda buat ‘menfasilitasi’ hobby jalan-jalan dan photo2, yang kebetulan belakang komplek rumah saya berdiri tegak gunung manglayang. Sebenarnya saya tidak terlalu hobby buat bersepeda, tetapi sepeda sebagai alat transportasi yang paling ‘tepat’ buat medan yang berada dekat di sekitar rumah saya. Saya sudah coba motor dan walaupun motor punya daya jelajah yang lebih jauh dan tidak membuat kita cape, tetapi daya jelajah yang kurang flexible, ngak bisa di tenteng untuk nyebrang benteng hehe. Kalau jalan kaki walaupun jauh lebih flexible sudah tidak memungkinkan karena selain ‘kurang asik’ juga agak nguras tenaga dan lama. Akhirnya ketika ada tetangga di rumah yg sudah keranjingan sepeda “ngompori” saya buat ngajak jalan-jalan pake sepeda, tanpa research yg terlalu lama untuk memilih sepeda yang tepat, saya langsung menuju daerah toko2 sepeda di Bandung yaitu jalan Naripan dan sekitarnya.

Setelah keliling beberapa toko, kebingungan pun mulai menghinggapi saya. Bingung karena setelah melihat-lihat ternyata sepeda yg saya inginkan semuanya di atas budget hahahaha. Dan saya harus tetap menegakan disiplin untuk berkata TIDAK dalam hal menaikan budget yang telah di sepakati saya sendiri hehe. Setelah perang batin akhirnya dapat juga malah dapat sepeda yg di bawah budget, tapi itu juga bukan karena saya disiplin tetapi lebih kepada stock sepeda yang saya inginkan tersebut sedang kosong. Akhirnya Polygon Cozmix 2.0 beserta aksesoris helm,sarung tangun,stand sepeda,tempat air dan celana yg ada pempersnya pun berpindah tangan ke tangan saya hehe.

Polygon Cozmix 2.0 , Sumber : http://id.polygoncycle.com/

Dengan sedikit kurang PD karena seumur-umur saya belum pernah pake sepeda dengan jarak lebih jauh dari 5-10KM, tetapi pagi itu mau tidak mau harus saya tempuh karena sepeda ada di rumah ortu, dan harus segera berpindah tempat sejauh kurang lebih 22KM dari Maleber Utara ke Cipadung melewati Jl Pajajaran – Suci – Cicaheum – Arcamanik – Ujung berung – Cipadung. Ternyata jujur selama dari Maleber ke Cipadung medan yg agak sedikit bikin pegel betis hanya di daerah LP Sukamiskin pertigaan yang ke Arcamanik itupun tidak banyak memberikan beban di betis. Setelah alun-alun Ujung Berung terlewati , rasa optimis pun semakin tinggi, sampai berpikir ternyata saya bisa juga bersepeda dengan jarak yang lumayan jauh dan yg lebih bikin PD, ini baru pertama kali buat saya. Tetapi saya kena batunya juga karena ternyata medan yang sebenarnya diantara jarak 22KM itu hanya ratusan meter terakhir saja yang menuju rumah saya di Cipadung. Karena ketika masuk ke jalan ds. Cipadung menuju komplek rumah, kondisi jalan naik terus dan sepertinya tanjakan itu tidak ada ujungnya (agak lebay hahaha). Saya mulai naruh hormat kepada orang-orang yg sering saya lihat pakai sepeda di daerah ini hehehe. Setelah sampe, tanjakan itu lumayan membuat badan ini sempoyongan xixixixixi. Tapi secara keseluruhan jujur tidak membuat kaki pegal sama sekali, ini diluar dugaan karena saya sendiri sudah siap menerima pegal-pegal di keesokan harinya hehe. Tetapi ada salah satu bagian badan saya yg sepertinya membutuhkan istirahat lebih banyak , yaitu PANTAT saya yang sangat sakit hahahaha.


Setelah bangun pagi dengan kondisi pantat yang masih sakit, tetangga saya sudah ngajak kumpul buat jalan ke daerah Kiarapayung, dan lagi2 ini pun baru pertama kalinya buat saya. Saya masih belum tahu track medannya apakah sulit atau tidak. Tapi ternyata … suguhan tanjakan yg menurut saya paling curam di jalur Kiarapayung ini sudah menunggu kami. Lagi2 dengan kurang PD apakah bisa di lewati atau tidak , saya tetap nggowes terus , terus dan terus yang akhirnya bisa juga tanpa harus turun dari sepeda hehe. Selanjutnya saya tidak menemukan lagi tanjakan yang lebih curam dari tanjakan pertama itu.


Walopun tidak menemukan lagi tanjakan yang lebih curam tetap lumayan menguras keringat di badan saya. Setelah sampe di tujuan saya baru mulai merasakan nikmatnya bersepeda hehe. Beberapa gorengan dan teh manis saya sikat … istirahat dan ngobrol sejenak .. setelah itu kami pun turun kembali … dan lagi2 ternyata ketika turun untuk balik ke rumah selama perjalanan tidak terasa cape sama sekali dan betis terkuras lagi2 di ratusan meter terakhir ketika nanjak ke rumah hahaha.
Lumayan membuat saya heran juga, walopun cape karena 2 hari berturut2 nggowes lumayan jauh dan nanjak serta itupun nggowes untuk yang pertama kalinya, tetapi tidak membuat kaki atau badan saya pegel2 kecuali pantat yang semakin sakit hahahaha.

Dan sepertinya bersepeda membuat ketagihan juga … tiga minggu berturut2 setiap hari minggu pagi .. kami selalu jalan dengan tujuan KIARAPAYUNG hehehe

  1. Wah2… boleh jg critany om…
    Btw jgn di Kiarapayung mulu dong… Cobain ke Bdg.. tpatny di dago pakar, ada warung bandrek di sana. Dijamin mantap lah pkokny.. hahaha…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *