Tanjung Benoa, Bali : Kinds Villa Bintang

Untuk yang ke-sekian kalinya kalau jalan ke-Bali biasanya menginap di daerah pantai Kuta tepatnya di Hotel Grand Istana Rama, kenapa daerah Kuta ?? karena deket dengan pantai yang sangat luas hehe, dari tempat penginapan tinggal nyebrang jalan untuk ke pantai. Selain deket dengan pantai, juga daerah pendukung sekitar terutama tempat makan dan mini market yang lumayan banyak dan juga deket dengan tempat dugem tapi ini khusus buat temen2 saya yang suka dugem, sebenarnya bagi saya lebih jauh dari tempat dugem lebih baik hehe. Tetapi tidak untuk kali ini , mungkin karena semuanya sudah mulai bosan dengan suasana Kuta hehe (akhirnya) kami memutuskan untuk menginap di daerah Nusa Dua, dan hotel yang masuk budget di daerah Nusa Dua yang terkenal mahal ‘hanya’ Inna Putri Hotel yang terkenal dengan hotel bintang lima yang seadanya karena kondisi yang lumayan ‘menua’. Tetapi kami tidak seberuntung itu (atau malah bagus tidak jadi nginap di situ ???) karena untuk tanggal 2-6 Dec 2010 semua kamar di hotel Inna Putri Bali sudah ada penghuninya.

Maka pencarian hotel di arahkanlah ke utara Nusa Dua yaitu daerah Tanjung Benoa karena untuk terus memaksakan mencari Hotel di Nusa Dua yang ada private beachnya seakan memaksakan diri dan kami akhirnya dapat hotel di Kinds Villa Bintang Tanjung Benoa, yang lumayan ok, pemandangan kebun-nya mengingatkan saya dengan Grand Istana Rama walopun disini kelihatan lebih luas dan lebih terawat. Private beach-nya tidak seperti yang di bayangkan karena kecil sekali dan kiri kanan pantai ada pembatas antara pantai satu hotel dengan pantai hotel lainnya, tetapi suasana kolam renangnya juga cukup asik karena dekat dengan pantai.


 

Suasana jalan utama Tanjung Benoa tidak seramai di Kuta dan disini lumayan banyak tempat makan yang bagi saya lumayan lux. Dan yang bikin saya homie adalah kebanyakan resto/cafe/tempat makan disini menyuguhkan musik gamelan dari jawa barat alias gamelan sunda yang membuat setting otak di kepala saya men-setting Ondangan=Mode On hehe, serasa berada di Bandung tetapi dengan suhu udara yang sangat panas.
Sebenarnya Tanjung Benoa ini merupakan pusat buat olahraga air di pulau bali, dari banana boat, flying fish, parasailing, jetsky, snorkeling, diving dll ada di tanjung benoa. Tetapi kami tidak akan melakukan aktifitas water sport di tanjung benoa karena sudah booking Bali Hai Cruise yaitu perjalanan full day memakai kapal wisata ke pulau/Nusa Lembongan, pulau yang berada di tenggara pulau bali. Di Nusa Lembongan sudah di sediakan fasilitas olahraga air seperti snorkeling,banana boat dan kayaking sepuasnya.
Karena Tanjung Benoa berada di sisi timur pulau Bali maka bagi anda yang takut ‘gosong’ dan ingin menikmati pantai di sini lebih baik di sore hari karena kalau pagi matahari cukup terik menyinari sisi timur pulau Bali, dan ini berbanding kebalik dengan Kuta, Kuta akan terasa panas setelah siang ke atas dan kalau pagi hari sinar matahari tidak terlalu banyak menyinari pantai Kuta karena Kuta ada di sisi barat pulau Bali. Jadi jangan mengharapkan melihat sunset di daerah Nusa Dua dan Tanjung Benoa dan juga jangan mengharapkan Sunrise di daerah Kuta hehe.
Kalau anda suka suasana yang ramai dan banyak tempat dugem pilih daerah Kuta dan ‘JANGAN’ pilih daerah Nusa Dua dan Tanjung Benoa, sebaliknya kalau anda suka suasana yang santai, sepi, fasilitas dugem ‘agak’ lebih dikit maka Nusa Dua dan Tanjung Benoa benar2 Highly Reccommended ‘dibanding’ Kuta dan karakteristik ini cocok bagi saya hehe. Makanya selama 5 hari 4 malam menginap di Kinds Villa Bintang saya bisa berenang 2 kali sehar,i pagi dan malam karena suasana yang tidak terlalu ramai. Sehabis lelah jalan2 full day keliling Bali, malam harinya kalau mencari saya gampang banget nengok di kolam renang di pastikan saya sudah nongkrong duluan hehe dan biasanya nyebur sampai jam 10 atau jam 11 malem.
Selain private beachnya yang ‘terlalu kecil’ dan sarapan yang kurang bervariasi (karena saya ngak makan makanan dari B2) semuanya OK. Dari kebersihan dan service cukup OK dan yang terpenting tidak terlalu ramai, tapi kurang tau juga kalu suasana lagi full hehe. Oh ya mungkin sekedar saran saja buat menu sarapan kalau ada menu dari daging B2 kalo bisa kasih gantinya karena yang nginap disitu ngak semua bisa makan daging B2 karena kalau tidak ada gantinya jadinya saya cuman makan nasi goreng ato roti SAJA. Juga kalao ada makanan yang tidak halal harap di kasih info di depan. Karena bagi beberapa orang apalagi orang tua akan bingung kalo ada daging yang cuman dikasi text hanya ‘Bacon’ saja. Lebih baik di tulis ‘Non Halal’ atau kata2 yang lebih clear yang bisa lebih di mengerti oleh banyak orang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *