Pulau Umang & Oar, Kec.Sumur, Padeglang-Banten

Pulau Umang dan Pulau Oar merupakan dua pulau yg sangat berdekatan yang terletak di daerah kecamatan Sumur, kabupaten Pandeglang – Banten. Menurut angka yang ada di GPS Jakarta-Sumur berjarak 217km dari posisi kami start. Dan memakan waktu kurang lebih 5 setengah jam dengan jalan santai termasuk istirahat sekitar 45 menit di daerah Pandeglang buat sarapan pagi serta narsis poto2an di gerbang Taman Nasional Ujung Kulon :D. Dari Jakarta kami melalui jalan tol Kebon Jeruk ke arah Serang, keluar di pintu tol Serang Timur Km 71, di lanjutkan ke arah Pandeglang, Labuan, Panimbang, Citeureup, Cigeulis, Cibaliung, Cimanggu dan berakhir di Desa Sumur. Dari sini anda harus strict melewati beberapa tempat yang saya sebutkan, jangan pernah percaya kepada saran GPS untuk belok ketempat2 yang tidak di sebutkan diatas. Apalagi selepas Cibaliung-Sumur seakan2 GPS sok tahu untuk menunjukan arah ke jalan yg sesat, mungkin dia menyarankan rute terpendek tapi tidak pernah melihat kondisi jalan seperti apa. Dari Cibaliung ikuti saja jalan Raya Sumur yang akan menuntun anda ke kec.Sumur Pandeglang.


Gerbang Taman Nasional Ujung Kulon

Jam 5.30 pagi kami start dari daerah Sudirman Jakarta, mampir ke tangerang buat jemput teman.  Dari Jakarta sampai ke Labuan kami masih tetap mempercai petunjuk GPS, apalagi ketika di kota Serang dan Pandeglang. Jalanan sangat lancar, ketika keluar pintu tol Serang Timur suasananya masih pagi. Beberapa saat kemudian kota Serang-pun sudah berada beberapa kilometer dibelakang kami. Dan arah mobil menurut GPS terus ke arah kota Pandeglang, lagi2 ketika sampai ke kota Pandeglang GPS lah yang menuntun kami keluar dari suasana kota dan masuk ke jalan Raya Labuan. Posisi jam kalau ngak salah masih jam 7.30-an atau 8.00 dan kondisi perut salah satu temen saya sudah teriak ingin di isi. Dan di jalan Raya Labuan ini kami istirahat di warung kecil pinggir jalan buat sarapan pagi dengan mie instant sekitar 45 menit. Beberapa saat kemudian posisi pantai selat sunda sudah berada di sisi kanan kami. Dan tidak terasa kami sudah sampai ke daerah Panimbang. Dari Panimbang menuju pertigaan Tj.Lesung dan Sumur kami disambut jalan beton yang besar lurus dan mulus. Masih sedikit mobil yang hilir mudik di jalur ini sehingga saya bisa memacu mobil yang saya kendarai lebih kencang. Selepas pertigaan tj.Lesung (lurus) dan Sumur (belok kiri) maka kondisi jalan mulai agak rusak tetapi masih tidak terlalu parah .. dan tidak merepotkan kami meskipun kami memakai mobil Yaris yg pendek.  Kondisi rusak tersebut ada di beberapa titik dan tidak terlalu panjang. Setelah melewati titik2 jalan yg rusak dan cigeulis pun terlewati akhirnya kami sampai di Cibaliung. Dari sini jangan pernah mempercayai saran dari GPS (lebih tepatnya selepas pertigaan tj-lesung sumur) karena GPS seperti halnya google map akan menyarankan kita ke jalur terpendek bukan ke jalur jalan raya yang semestinya. Pokoknya dari Cibaliung harus teguh mengikuti jalan raya utama yaitu jalan Raya Sumur  walopun GPS menyarankan belok ke sana kemari. Beberapa saat dari Cibaliung kami sampai ke gerbang pintu Taman Nasional Ujung Kulon, ngak kuat buat narsis akhirnya kami muter balik untuk bernarsis ria sebentar di pintu gerbangnya hehe, dan akhirnya jam 11 siang kami sampai di tempat parkir/penitipan mobil atau Pos penyebrangan ke pulau umang.



Pulau Umang

Pulau Umang dilihat dari sisi ini kelihatan kumuh dan menurut saya terlalu dekat ke pulau Jawa, tetapi sebaliknya ketika sampai ke pulau umang dan melihat pulau jawa hmmm pemandangannya benar2 keren. Setelah kurang lebih 5 menit menyebrang ke Pulau Umang dan di sambut dengan ramah sama pegawai disana sekilas saya melihat kondisi resort di sisi luar  sedikit kurang terawat walopun ketika masuk jauh lebih terawat dan bersih. Setelah istirahat sejenak di lobby akhirnya kami di antarkan ke villa yg kami sewa. Tidak semua villa terawat dengan baik, hanya beberapa vila saja yang masih kelihatan ok. Kami kebetulan mendapatkan posisi vila di vila sunrise yang sebenarnya kurang tepat disebut sunrise karena posisi vila sunrise ini justru berada di sebelah Utara dan vila sunset di sebelah selatan hehe. Dan ternyata vila sunrise jauh lebih asik pemandangannya di banding vila sunset. Kenapa asik karena di depan vila sunrise langsung ada pantai yang berpasir (walopun berkarang) .. kalo di vila sunset ngak ada pantai langsung menghadap laut yg di batasi oleh pembatas tembok.

Setelah sekian lama kami tidak menyelam dan ber-snorkeling, melihat suasana laut bawaanya ingin langsung nyebur. Tapi saya tahan dulu buat kasih kesempatan kepada otot2 di badan saya yg lumayan lelah setelah menyetir dari Jakarta, juga karena posisi matahari yg sangat2 terik membuat keinginan nyebur di laut agak tertahan. Setelah makan siang dan istirahat tiduran sebentar sambil nunggu matahari tidak terlalu panas, akhirnya keinginan buat nyebur di laut terlaksanakan juga hehe. Rush guard, Masker + Snorkel, Fin dan Sarung tangan sudah terpasang dengan rapi .. tanpa menunggu lebih lama langsung terjun ke laut. Pertama agak kaget karena beberapa meter dari bibir pantai banyak banget karangnya dan juga sangat dangkal itu menyulitkan sekali apalagi yang cuman ingin main air saja di bibir pantai di jamin nyesel hahaha karena berbeda dengan suasana pasir pantai umumnya.  Tetapi selepas beberapa meter di hadang terumbu karang yg tajam2 dan dangkal akhirnya sampai juga ke tempat yng dalam dan saya cukup surprise melihat kondisi terumbu karang disini yg masih terawat dengan baik walopun di beberapa titik sudah rusak dan ada sampah tapi over all ok banget. Jauh lebih ok di banding ketika saya snorkeling di Nusa Lembongan  Bali  dan apalagi kalo di bandingkan waktu sy nyelam di Tanjung Benoa bali jauuuuuh banget hehe. Setelah puas dan cukup lelah ambil gambar underwater akhirnya saya naik ke darat dan lagi2 perlu extra hati2 untuk naik ke darat karena terumbu karang yg dangkal dan sangat tajam2 . Beruntung saya menggunakan sarung tangan walopun di kaki lumayan banyak goresan2 dan ada sedikit cucuran darah bekas tergores sama terumbu karang. Setelah me-review beberapa gambar yg saya ambil di bawah ternyata banyak sekali softcoral dan  clown fish beserta anemonya bertebaran di mana-mana. Awalnya saya under estimate dengan suasana terumbu karang disini yg ternyata saya salah memprediksi … padahal kondisi terumbu karangnya keren.



Bawah Laut Pulau Umang & Oar

Setelah bersih2 dan mandi ketika makan malam kami lumayan terkejut dengan porsi makan yang benar2 jumbo buat berempat hehe sampai2 setelah makan malam tidak sempet untuk ngemil hehe. Suasana makan malam lumayan ok..  ada di luar ruangan di temani oleh organ tunggal yg dengan rayuan penyayinya bisa mengajak 2 temen saya ikut bernyanyi hehe. Setelah acara makan malam di bubarkan oleh gerimis, akhirnya kami istirahat karena esok harinya akan bermain full day.  Pagi harinya .. pagi2 banget masih tetap melaksanakan ritual snorkeling di laut hehe tetapi kali ini visibilitynya kurang , mungkin karena arus masih kenceng. Dan setelah siap2 buat main ke Pulau Oar, pulau yg tetanggaan sama pulau umang, kami lagi2 di kasi sarapan yg extra jumbo .. kali ini kami santap banyak karena buat persediaan seharian berenang di laut hehe.  Cuma butuh beberapa menit untuk sampai ke Pulau Oar dari pulau Umang. Setelah sampai dan melihat pasir putih tanpa banyak basa-basi kami berempat gerombolan yang maniak snorkeling langsung menyebur ke tengah laut dan berenang kesana kemari. Kondisi terumbu karang/coral disini lagi2 membuat kami terkaget2 karena jauh terawat dengan baik dan lagi2 di buat surprice karena hamparan soft coral yang luas seakan akan menyelimuti lautan. Setelah beberapa kali bolak balik naik turn, naik turun akhirnya kecapean juga dan istirahat sebentar. Dan tidak lupa buat keliling melihat keadaan pulau oar seperti apa. Setelah cukup puas akhirnya kami harus balik ke pulau Umang buat makan siang. Sampai pulau umang kami tidak makan langsung tapi berenang dulu di kolam hehe dan ketika makan siang semua baju renang masih menempel basah di tubuh hehe. Ngak peduli di lihatin orang yg penting enjoyyyyy. Saking maniaknya main air habis makan siang nyemplung lagi ke kolam hahaha. Setelah lumayan lelah akhirnya kami balik ke villa untuk istirahat memulihkan kondisi tubuh buat snorkeling lagi di sore harinya hehehe.  Setelah istirahat sesaat, sore harinya kembali terjun kelaut hehe tapi kali ini tidak terlalu lama karena saya ingin ambil gambar2 sunset di pulau umang.



Pulau Oar

Setelah sunset lewat ..  dan makan malam  dengan suasana yg berbeda dibanding makan malam kemaren. Suasana makan malam kali ini mengingatkan saya ke suasana makan malam di Jimbaran. Kalau saja ada pesawat seperti pesawat yg lagi turun/naik di Bandara Ngurah Rai .. niscaya orang2 akan berfikir lagi di Jimbaran Bali hehehe.

Setelah kekenyangan karena makan malam yg jumbo kami langsung istirahat karena esok harinya mau langsung check-out agak pagian.  Resort ini cukup memuaskan buat penggemar aktifitas di laut tapi kurang maksimal kalau cuma di nikmati diatas pulau saja. Dan kategori pantai yang bagus bagi saya sekarang bertambah, selain keindahan pantainya yang penting pantainya bisa buat berenang dan snorkeling hehe. Rasanya kurang OK kalo ada pantai yang pemandangannya keren  tetapi ngak bisa buat berenang atau snorkeling :p.



Senja Di pulau Umang

Ada beberapa info di beberapa blog orang yang mungkin sudah tidak valid , dan info yg akan saya sebutkan juga bisa juga akan tidak valid dalam kurun beberapa waktu kedapan. Jadi saya kasih note kalo info yang saya tulis adalah kejadian di bulan Nov 2011, yaitu :

  • Isu : Pom bensin pertamax menurut isu cuman ada di Serang
    • Realita : ternyata kurang tepat , karena setelah cibaliung pun kami menemukan pom bensin yang menyediakan Pertamax, Jadi buat orang2 yg tidak ingin menggunakan fasilitas subsidi BBM pemerintah jangan kawatirkan masalah Pertamax.
  • Isu : Banyak blog yang setidaknya akan mengurangi niat orang2 yang akan pergi ke daerah Sumur di karenakan jalan yang jelek dan sampai ada beberapa warning jangan pernah menggunakan sedan untuk sampai kesana.
    • Realita : Di beberapa titik jalan rusak tapi masih dalam kondisi wajar itupun tidak panjang, tidak serusak ketika terakhir saya jalan ke Ujung Genteng. Di Nov 2011, kami bahkan kesana menggunakan mobil pendek Yaris diisi oleh 3 orang yang gede2 + 1 orang agak kecil hehe + bagasi yang full. Dan sama sekali tidak ada kendala, so buat yang mempunyai mobil sedan jangan kwatir tidak sampai. Â <– sekali lagi tulisan ini sy buat di Nov 2011, mungkin beberapa tahun kedepan sudah tidak valid apakah jalan akan lebih bagus atau lebih jelek.
  • Isu : jalan kecil berkelak-kelok + naik turun
    • Realita : Yup betul jalan agak kecil dan berkelak kelok naik turun itupun ngak sepanjang perjalanan seperti itu .. tp lagi2 ini masih dalam taraf wajar dan bukan sesuatu yang memberatkan perjalanan. Jalan tersebut tidak lebih kecil dari jalan ketika ke Pelabuhan Ratu, atau Ujung Genteng, atau Pamengpeuk Garut atau Karang Bolong pantai ayah Kebumen.  Bahkan tingkat kesulitan kelak kelok naik turunya jauh lebih beradab di banding tanjakan  di jalur Rancabuaya-Ciwidey, atau Pelabuhanratu-Bayah atau bahkan kampung Toga Sumedang. Kelak-kelok naik turunnya bukan bandingan 3 tempat yang saya sebutkan tadi.
  • Isu : Bawa makanan yang banyak buat di pulau.
    • Kami benar2 termakan oleh isu ini. Kami menyiapkan makanan camilan dan berat yang banyak kalau2 di pulau kelaparan. Tapi ternyata (setidaknya) paket yang saya ambil ternyata full of meal … Â porsi makannya buaaaaanyak bangeddd sampe2 ngak bisa ngemil saking kenyangnya. Air aqua botol besar yang kami bawa dari pulau jawa akhirnya balik lagi ke pulau jawa karena disanapun air bukan menjadi isu hahaha.
  • Isu : Makanan di pulau Umang mahal ..
    • Hahahaha kalo ini bener jd mendingan pilih paket yg sudah include makan jadi ngak pusing beli makanan tambahan.
  • Isu : pantainya banyak karang jadi susah buat berenang.
    • BETUL … pantainya banyak karang .. buat yang cuman main2 air dan berharap main dengan pasir putih seperti pantai kebanyakan pasti akan tidak senang karena banyak karang yg mengganggu. Tapi kalau berenang agak ke tengah wooowww terumbu karangnya keren2 dan ini  justru menjadi nilai plus buat kami yg maniak snorkeling. Sehari 3 kali kami snorkeling ketengah laut di depan villa .. pagi, siang dan sore hahaha sampai2 baju renang sy seharian ngak lepas. Dan pemandangan bawah lautnya bisa dikatakan salah satu terbaik yg pernah saya lihat setidaknya mirip2 dengan yang di Karimunjawa. Bahkan kumpulan ikan disini adalah kumpulan ikan terbanyak yang pernah saya lihat selama berenang di laut.

Comments are closed.