Pulau Semak Daun, Kepulauan Seribu

7 & 8 Agustus 2010, Hari sabtu & minggu terakhir sebelum masuk bulan puasa rencananya akan saya manfaatin buat diving di kep.seribu tetapi setelah peralatan tidak kebagian juga padahal dah booking jauh2 hari 🙁 . Tetapi ‘the show must go on’,  tetap berangkat walopun yang baru pasti adalah penginapan (dan juga peralatan snorkeling+wetsuit karena saya bawa sendiri).  Karena faktor murahnya pulau Pramuka di jadikan base camp buat peristirahatan dan  Muara Angke yang super duper bau sebagai titik pemberangkatan (walupun tidak separah ketika pertama kali saya kesitu). Suasana di Muara Angke sekarang berbeda di banding terakhir kali saya kesana sekitar Dec 2009, yaitu perahu2 yang ke pulau Tidung lebih banyak dan cepat penuh di banding yang ke pulau Pramuka, dulu perahu yang ke Tidung hanya satu itu pun ngak sepenuh yg ke pulau Pramuka.

Sebetulnya ini merupakan sesuatu yang bagus buat industri pariwisata Tidung atau Kep.Seribu pada umumnya. Tetapi belakangan saya juga dapat email dari temen yg pernah jalan kesana dan info dari operator travel kep.seribu juga, kalau pulau Tidung sekarang terlalu komersil, sudah ada beberapa losmen yang baru dan harganya benar2 melonjak hampir 2 kali lipat di banding pertama kali saya kesana. Tetapi bagi saya selama hal itu memberikan manfaat ekonomi kepada penduduk sekitar kenapa enggak, cuman harus di perhatikan juga tentang kenyamanan orang2nya jangan sampai mereka kecewa dan kapok untuk datang kembali. Ada email masuk juga dan kasih info  kalo sekarang sabtu minggu di jembatan Tidung sudah terlalu banyak orang .. hmm sy beruntung juga waktu ke Tidung bisa ambil gambar jembatan Tidung tanpa orang lalu lalang :p.

Ok back to the topic .. jam 6 pagi kami sudah stand by di Muara Angke dan sekitar jam 7.xx atau kira2  7.30 perahu sudah penuh dan mulai berangkat, cari posisi nyaman dan langsung tidur hehe. Sekitar 2 setengah atau 3 jam berikutnya sampailah di dermaga pulau Pramuka. Contact person saya di pulau Pramuka mas Yudi menjemput kami di depan rumah sakit pulau Pramuka dan diantar lah ke wisma 3 sodara tempat kami menginap.  Karena tidak mau membuang2 waktu langsung kami mencari rumah makan dan ketika mau confirm tabung + regulator dan perahunya ternyata peralatan selam habis … bis … tidak tersisa. Akhirnya kami sewa perahu saja dan menuju spot buat snorkeling yg ok.

Setelah sewa perahu ok kami pun langsung cabut ke pulau Semak Daun, dan kami pun melewati laut ( ato selat kali yah hehe) antara pulau Karya yang sepi dan pulau Panggang yang merupakan pulau terpadat di kep.Seribu. Dulunya pulau Pramuka itu sepi tetapi karena penduduk di pulau Panggang sudah penuh akhirnya beberapa penduduk pindah ke pulau Pramuka. Beberapa saat sebelum sampai ke pulau Semak Daun kami pun turun dulu buat snorkeling sebentar di daerah soft coral.

Snorkeling lumayan bisa mengobati keinginan saya untuk diving hari itu, terlebih terumbu karang yang ada di daerah pulau Semak Daun lumayan ok walaupun yg rusak juga banyak :(. Setelah lumayan lama beradaptasi dengan laut di daerah pulau Semak Daun akhirnya kami naik perahu lagi untuk  berlabuh di dermaga Semak Daun tetapi karena kami semua masih memakai wetsuit agak males untuk turun dan jalan2 ke pulau walaupun kondisi pasir putih di bibir pantai pulau Semak Daun dah memangil-manggil kami :p. Suasana hari itu benar2 ramai banyak orang yang berenang di sekitar pasir putih. Bahkan ada beberapa bule yg sedang berjemur di pinggir pantai.

Info saja pulau Semak Daun ini sering di plesetkan oleh orang2 yg pernah jalan kesitu menjadi Smack Down Island… lucu sih tetapi jgn sampai nanti berubah nama hehe. Pulau ini kecil banget , kita bisa melihat laut yang di belakang pulau walaupun kita ada di depan pulau. Dan juga sebenarnya pulau ini bukan pulau umum tapi pulau pribadi, tetapi entah kenapa banyak banget perahu2 wisatawan yg berlabuh disitu.

Setelah sampe ke dermaga sebentar, lalu kami balik lagi untuk menuju spot snorkeling berikutnya yaitu di sebelah barat pulau Air.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *