Libur Akhir Tahun di Pangandaran

Pantai Barat PangandaranTsunami .. mungkin itu yang ada dibenak kebanyakan orang termasuk saya ketika mendengar kata Pangandaran. Dan ternyata puing-puing bekas tsunami masih bisa terlihat dengan jelas. Ada beberapa bangunan yang tinggal reruntuhannya saja termasuk beberapa hotel yang rusak masih bisa di lihat. Ternyata tsunami membawa suatu perubahan ke arah yang lebih baik walaupun masih jauh..jauh..jauh sekali dari suasana yang nyaman, senyaman di Kuta Bali hehe. Yah beberapa kios-kios pedagang yang sebelumnya berada di bibir pantai sudah di batasi dengan tembok pagar pembatas seperti tembok pagar pembatas jalan di Kuta sama pantai Kutanya. Jadi kios-kios lebih rapih dibanding sebelum tsunami, tetapi masih tetepppp semrawut ditambah sampah2 bertebaran dimana-mana. Informasi-informasi tentang penanggulangan dan apa yang harus dilakukan apabila tsunami datang terpampang dimana-mana.

Karena kesibukan saudara-saudara saya, sebelumnya memang tidak ada rencana mau pergi ke luar kota tetapi ketika abis Lebaran Haji ternyata adik saya dan istrinya kakak saya juga kerjanya libur, ditambah keponakan lagi nunggu bagi raport akhirnya di putuskan untuk keluar kota dan tujuannya Pangandaran. Ber-8 kita naik Suzuki APV yang lumayan irit tetapi keiritan tersebut ada harganya hehe, semua orang langsung pegel-pegel apalagi yang duduk di belakang hehe. Irit karena dengan ongkos premium yang 180rb bolak-balik dan tour Ciamis selatan serta pulangnya lewat Garut dan mampir di cipanas Garut pun pun masih menyisakan premium yang masih buaaanyak.

Day 1 ,22 Dec 07
Karang Nini Abis subuh kami berangkat dengan santai .. jam 9.45 sampai di tempat wisata yang di kelola oleh perhutani yaitu Karang Nini..
setelah membayar tiket kurang lebih 28rb kami pun masuk. Hmmmmm sepi bangeeeeeeeet, di situ saya hanya melihat seonggok mobil apv di tempat parkir dan 8 orang yang berhamburan keluar dari mobil termasuk saya hehehe, yup cuman ada kami berdelapan. Setelah jalan naik kebukit untuk melihat pantai di atas bukit tersebut akhirnya turun lagi dan sekitar jam 10.30 kami teruskan perjalanan ke Pantai Pangandaran. Pantai Timur PangandaranKurang lebih jam 11.00 kami sampai di Pangandaran hunting penginapan kesana kemari akhirnya dapet di Pangandaran Beach Hotel di Pantai Barat Pangandaran. Sambil nunggu waktu check in kami makan terlebih dahulu di fish market di pantai timur. Setelah check in sebagian berhamburan langsung berenang di pantai sebagian lagi berhamburan ke tempat tidur untuk istirahat hehe.

Day 2 ,23 Dec 07
Batu Hiu Sehabis serapan kami pun langsung berangkat menyusuri pantai selatan Ciamis. Keluar dari daerah wisata pantai Pangandaran melalui pintu barat yang deket pacuan kuda (???? bener ngak), dan ternyata kalau kita mau ngirit dan masuk lewat situ tidak akan di pungut tiket masuk. Jam 8.00 kami sampai di Karang Tirta, Setelah dari Karang Tirta perjalanan pun kami lanjutkan ke Batu Hiu dan sekitar jam 8.15 kami sampai di Batu Hiu. Setelah menikmati keindahan Batu Hiu (yang menurut saya seperti Tanah Lot di Bali hehe cuman lagi-lagi kurang di tata dengan baik), sekitar jam 9.00 perjalanan kami pun lanjutkan dan jam 9.30 kami sampai di Green Canyon atau orang setempat menamainya Cukang Taneuh. Setelah mencoba berperahu di Green Canyon sekitar 10.15 kita lanjutkan menuju Batu Karas. Ada satu nasehat dari saya hehe ‘Jangan Pernah Pergi ke Green Canyon kalau lagi Musim Hujan‘ karena airnya terlalu besar dan berwarna coklat dan kita ngak bisa turun menyusuri goanya.Banana Boat di Batu Karas Jam 10.45 kita sampai di pantai Batu Karas yang menurut saya tempat yang paling bagus diantara tempat-tempat wisata yang saya datangi. Pantainya masih Asri belum banyak sampah dan semrawut seperti di Pantai Pangandaran. Seandainya saya tahu suasana di Batu Karas sangat nyaman sepertinya lebih baik menginap di Batu Karas dari pada di Pangandaran. Dan Sekitar jam 12.30 kami pun balik lagi ke Pangandaran untuk istirahat.

Day 3 ,24 Dec 07

Cipanas GarutSetelah di hari kedua nongkrongin untuk ambil sunrise gagal, saya coba lagi di hari ketiga .. dan lagi-lagi gagal setelah bersusah payah bangun pagi-pagi banget ternyata sunrisenya ngumpet ketutup awan lagi hikhik. Setelah berenang-renang di pantai pada kesempatan terakhir ini akhirnya kami harus balik juga, padahal kami semua masih betah dan masih banyak tempat-tempat wisata yang belum kekunjungi termasuk cagar alam pananjung. Akhirnya setelah beres-beres kami pun berangkat pulang menuju arah Garut dan tidak lewat jalur yang sama ketika kami berangkat, kami pulang lewat jalur manonjaya (tidak Ciamis kota) dan sekitar jam 12.00 kami sampai di Singaparna. Tadinya ketika lewat Kampung Naga kami mau mampir tetapi karena hujan deras sekali akhirnya perjalanan tetep berlanjut hingga cipanas Garut Dan kira-kira jam 14.00 kami sampai di cipanas Garut untuk menikmati wista kolam air panasnya .. dan ternyata ….saking semrawutnya keadaan cipanas Garut akhirnya kami cancel dan langsung pulang ke Bandung.

Sebenarnya ciamis selatan punya banyak potensi wisata alam yang sangat indah dan sangat di sayangkan karena tidak di kelola dengan baik hasilnya tidak maksimal. Mungkin kalo dikelola dengan baik bukan tidak mungkin akan menyerupai tempat-tempat wisata di daerah Bali.

  1. Wah…. si mas ini hobi travelling ya.
    Yah… bt refreshing…. biar pikiran fresh n siap krj lg.
    Thx atas ulasannya tt Pangandaran-Green Canyon. sy trs terang blm prnh ksana & ada rcn ksana ma tmn2 menginap smlm. Bc ulasan mas Gun, spt-n sy nti menginap d BatuKaras saja, viewnya lebih bgs ya?
    Klo boleh tahu tarif menginap di Pangandaran Beach Hotel brp ya? Des’07 ya? Gpp u referensi bt ngitung budget coz kt bakal prgi rame2 so bantingan.
    Trs sewa perahu ke Green Canyon brp ya?
    Thx atas inponya.

  2. @Cisca
    Hehe Thx mbak cisca udah berkunjung ke blog yg seadanya ini …
    Untuk batu karas sepertinya bukan masalah bagus atau tidaknya tapi tergantung mbak tipe orang yang gimana hehe
    saya sendiri tipe orang yang ngak suka keramaian dan lebih suka tempat2 yang terpencil yang masih alami jadi lebih pilih batu karas, tapi kalo mbak suka yang sedikit ramai dan banyak fasilitas lebih baik di pangandaran.
    Soalnya temen saya yang ngak suka suasana sepi lebih suka nginep di pangandaran karena lebih hidup.

    DI pangandaran Beach kita nginep di paviliun depan ada 2 kamar tidur AC 1 kamar tidur ngak pake AC ruang tengah ada meja makan, sama kursi tamu sehari 600rb (Weekend)

    Tarif sewa perahu di green canyon ‘kalo ngak salah ingat’ sekitar 75 ribuan per perahu (sekitar 6 – 8 orangan)

    btw. kalo mau lihat foto2 pantai2 di ciamis bisa lihat di sini http://pictures.maleber.net/index.php?catId=177

  3. Klo begitu batukaras yg cocok bt sy. Lg bener2 pngin menyepi. Lg rada jenuh ma rutinitas ktr.
    Klo pantai yg trlalu ramai sy kurang suka. Bt poto2 ga nyaman, malu klo mw narcis2…. he he he.
    Thx atas infonya.
    Fotonya bgs2 pisan. Jd pengin cpt2 kesana.

  4. Mas,
    Saya agak mabok kalo jalan berliku2, dari Bandung menuju batu karas apa jalannya berliku2 nanjak seperti Puncak? Kondisi jalan buat mobil sedan apa sudah bagus?
    Rencana saya mau kesana akhir tahun, apa di Batu Karas, jarak antara hotel yang satu dengan yang lainnya berjauhan?, kanan kiri hutan?
    Thx ya sebelumnya atas infonya

  5. @Ria
    Jalan dari Bandung ke Pangandaran ngak seperti di puncak cuman ada naek turun di nagreg (itupun ngak seperti puncak) trus ketika mau sampe di pangandaran juga agak bolak belok gitu kaya uler.
    Kalau dari Pangandaran ke Batu Karas jalannya datar soalnya menyusuri pantai atau masih deket2 pantai tapi dari Green Canyon ke Batu Karasnya sedikit jelek tapi buat dilewati mobil sedan sih ngak masalah.
    Hotel yang besar di Batu Karas yang saya lihat cuman satu (kalo ngak salah lihat). Kiri kanan hotel hutan hmmm saya ngak tau apakah itu hutan atau semak belukar yang tinggi hehe. Tapi wisata pantainya deket dengan kampung nelayan. Jadi seperti comment sy sebelumnya kalo suka keramaian mending di Pangandaran kalo suka sunyi alias nngak banyak pilihan pilih batu karas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *