Karimunjawa Part#2 – Sisi timur KJ

Hari kedua tanggal 14 Nov 2010, janjian untuk melihat sunrise di hari kedua gagal total, walaupun dah bangun sekitar jam 5 pagi tetapi cahaya matahari sudah mulai memasuki jendela kamar . Itu tandanya matahari sudah mulai naik lalu pengambilan gambar sunrise tidak akan maksimal karena posisi matahari sudah terlalu tinggi, selain itu butuh waktu juga untuk berjalan kaki dari hotel tempat menginap ke Hotel Nirwana yang lumayan jauh yang akan membuat posisi matahari semakin tinggi. Akhirnya kembali tiduran lalu reschedule ulang untuk hunting sunrise esok hari. Agenda hari kedua adalah jalan-jalan di sisi timur pulau Karimunjawa seperti Pulau Tengah, Pulau Kecil dan Gosong Seloka. Sepertinya cuaca kelihatanya bagus dan itulah yang diharapkan. Setelah packing langsung memakai wetsuit akhirnya mobil pick-up jam 8.00 pagi sudah siap menjemput , setelah siap diantar ke dermaga lama dekat alun-alun Karimunjawa.

Beberapa menit selepas dari dermaga lama Karimunjawa ternyata cuaca berubah drastis hujan mulai turun, gelombang lumayan besar serta kelihata arusnya lumayan kenceng. Tapi juga melihat hujannya tidak merata hanya di beberapa lokasi saja karena awan gelapnya tidak banyak hanya ada di beberapa titik. Ada lokasi yang hujannya besar, ada lokasi yang hanya rintik2 kecil. Tetapi efek cuaca tersebut berpengaruh terhadap hasil hunting photo2nya, warna2 photo di hari ke dua ini tidak keluar dan tidak maximal karena agak sedikit underexposure.




Suasana pulau Tengah, sisi timur Karimunjawa

Lokasi pulau pertama yang dituju adalah Pulau Tengah, ketika sampai di pulau tengah hujan rintik-rintik masih membasahi . Ketika melihat gelombang laut yang lumayan besar agak membuat ragu juga buat turun snorkeling tapi insting buat mendokumentasikan bawah laut Karimunjawa lebih besar dari pada keraguan untuk snorkeling. Akhirnya turun juga, untuk yang pertama kalinya terjun ke laut di Karimunjawa serta melihat terumbu karang di sekitar pulau Tengah yang benar-benar indah ada beberapa kondisi karang yang rusak tetapi masi lebih banyak kondisi terumbu karang yang bagus berbeda sekali dengan kondisi terumbu karang di kep.seribu. Pasir putih langsung bertemu dengan terumbu karang dengan kedelaman yang sangat dangkal, disisi lain terlihat sangat indah tapi agak takut karena dengan kondisi yang sempurna seperti ini kelangsungan terumbu karangnya sangat terancam karena dangkal dan dekat dengan pasir putih di pantai. Terancam oleh pengunjung yang berenang/snorkeling di daerah dangkal seperti ini karena setelah melihat entah itu di kep.Seribu ataupun disini beberapa operator travel mengajarkan snorkeling ke pengunjung dengan menjadikan beberapa titik terumbu karang sebagai pijakan. Karena sangat dangkal kemungkinan tertendang oleh fin sangat tinggi. Karena itulah lebih baik menjauh dari lokasi snorkeling yang dangkal karena takut merusak karangnya.

Tidak terasa posisi matahari sudah mulai ada diatas kepala, gelombang laut masih cukup besar. Itu membuat kepala lumayan pusing entah terlalu lama snorkeling atau emang terombang-ambing di gelombang yang lumayan besar. Tidak akan memaksakan kondisi fisik , akhirnya naik ke dermaga lalu beristirahat sebentar lalu dilanjutkan dengan photo2 suasana pulau yang mungil ini di permukaan. Setelah pusing agak hilang kemudian turun lagi untuk menikmati suasana coral di pulau tengah, tetapi tidak terlalu lama karena sudah di panggil buat makan siang. Akhirnya naik ke dermaga terus makan siang di pulau Tengah.




Suasana pulau Kecil, sisi timur Karimunjawa, bisa dilihat ada beberapa org yang menjadikan karang sebagai pijakan buat belajar snorkeling

Setelah istirahat sama makan siang di pulau Tengah kondisi cuaca mulai membaik hujan mulai reda lalu suasana pulau mulai terang, lalu di lanjutkan ke pulau Kecil yang kondisinya mirip dengan pulau Tengah. Dua pulau yang berada disisi timur Karimunjawa tersebut tidak berpenghuni. Kondisi terumbu karang disini juga bagus dan mirip dengan yang di pulau Tengah. Karena terlalu excited , tidak bisa mengontrol penggunaan kamera underwater yang dipegang. Disini batrai sudah habis karena terlalu banyak ambil gambar. Hari kedua sampai pulau Kecil hanya mengandalkan kamera underwater Monel guide kami, yang kurang maksimal karena tombol2 di housing underwaternya lumayan keras yang membuat gambar agak nge-blur.

Ternyata kekecewaan karena batre kamera habis muncul juga. Selepas pulau Kecil menuju Gosong Seloka yaitu pulau pasir putih yang kecil yang biasanya muncul di tengah laut ketika air surut. Melihat kondisi bawah air gosong Seloka yang biru muda cerah karena pantulan air laut dangkal dan pasir putih membuat penyesalan tiada duanya haha karena kurang maksimal untuk mendokumentasikan bawah laut gosong Seloka. Dari pada pusing memikirkan batre kamera lebih baik nyebur dan bersnorkeling ria kembali di lokasi yang benar-benar keren karena kondisi air yang lebih jernih dari kolam renang lumayan dangkal berpasir putih dan berwarna biru muda … WOW.



Gosong Seloka dan hiu di penangkaran Pulau Menjangan Besar

Dari gosong seloka hari sudah mulai sore dan tujuan berikutnya adalah Pulau Menjangan Besar buat melihat penagkaran Hiu. Ketika dibilang Monel bisa berenag dengan hiu, saya lumayan tertarik. Setelah melihat hiunya yang ada saling pandang2an lalu bilang ‘hmmmm jiper juga gw lihat hiunya’ wakakakakak. Tapi akhirnya turun juga dan yang lucu ketika si Monel bilang dia suka ‘gigit’ jari ketika berenang dgn hiu, tangan selalu di kepalkan hahahaha, lumayan seru sih pengalaman yang tidak akan pernah di lupakan berenang dengan hiu walopun hiu dari penangkaran tapi tetap aja hiu hehehe.

Pulang dari Menjangan Besar hari sudah mulai gelap akhirnya kembali ke Hotel, bilas semua wet suit serta peralatan snorkeling. Bersih2 mandi lalu langsung makan malam di sekitar alun-alun Karimunjawa dan janjian dengan Pak Nurul dive guide buat menyiapkan peralatan selam esok hari.

Ada pemandangan yang sangat jarang terlihat di kota2 besar, ketika malam di alun-alun Karimunjawa terlihat ada banyak bule makan malem lesehan di pinggir alun-alun dengan hanya di alasi oleh tikar seadanya hehe dan bermain2 dengan anak2 kecil Karimunjawa seakan-akan tidak ada perbedaan budaya antara bule dan anak kecil tsb hmmm indahnya melihat semua ini. Mudah2an pariwisata di Karimunjawa membawa kebaikan buat kondisi ekonomi masyarakat sekitar tanpa merusak alamnya…

Bersambung ke Karimunjawa Part#3 (END) – Sisi Barat KJ

Seri Karimunjawa :

  • Karimunjawa Part#1
  • Karimunjawa Part#2 – Sisi Timur KJ
  • Karimunjawa Part#3 (END) – Sisi Barat KJ
  • Gambar-gambar Karimunjawa :

  • Sisi Barat Karimunjawa
  • Sisi Timur Karimunjawa
  • Nirwana Resort
  • Port Of Tanjung Mas, Semarang
  •  

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *