Gowes santai Gunung Nini, titik tertinggi perkebunan Teh Malabar

Dokumentasi perjalanan ke Nusa Tenggara TimurKeringat tidak sepenuhnya keluar dari badan. Padahal kayuhan sepeda sudah berada diketinggian serta tidak ada titik yang lebih tinggi dari tempat kaki berpijak. Tiupan angin yang sangat dingin ketika menaiki gazebo menyebabkan tubuh sangat irit mengeluarkan keringat. Gazebo ini sangat cocok dijadikan gardu pandang untuk memandang kesegala arah. KAR Bosscha sangat jeli melihat tempat ini sehingga mendirikan shelter atau gazebo yang tepat berada di titik tertinggi perkebunan teh Malabar. Sejauh mata memandang hanya hamparan kebun teh yang membentuk karpet hijau. Tak heran tempat yang bernama gunung Nini ini menjadi tempat favorit Bosscha guna mengawasi perkebunan teh yang maha luas ini. Didepan berdiri kokoh gunung yang berbentuk seperti pelana kuda dengan kepulan asap putih sebelah kiri yang keluar dari perut bumi. Terlihat sesuatu yang berwarna perak sangat panjang membelah dan meliuk-liuk diantara hijaunya kebun teh. Itu merupakan pipa yang mengantarkan uap panas untuk pembangkit listrik yang ramah lingkungan. Gunung didepan tersebut bernama Wayang Windu, dan kepulau asap putih itu merupakan sumber panas bumi yang akan dikonversikan menjadi listrik.


Malabar-view

Berada jauh dibalik gunung Wayang Windu tersebut berderet pegunungan yang memanjang kearah selatan, yang sebagian besar masuk wilayah Garut. Dimulai dari Gunung Guntur, Rakutak, Kamojang, Darajat dan terakhir gunung yang menjadi icon Garut yaitu gunung Papandayan. Kesemua gunung tersebut menyimpan kekayaan alam yang sangat berharga dan menjadikan sumber pendapatan daerah. Gunung Guntur terkenal sebagai pensuplai air panas ke resort-resort, hotel-hotel bahkan penginalan-penginapan kecil yang semakin menjamur di kawasan wisata Cipanas. Kamojang yang tekenal dengan wisata kawah serta PLTU Kamojang. Puncak Darajat yang menjadi primadona baru sebagai tempat pemandian alternatif di Garut selain Cipanas. Dan Papandayan, yang menjadi barometer pendaki pemula dan dipastikan dihari libur akan dipenuhi oleh pendaki gunung. Tempat-tempat ini mempunyai kesamamaan sumber alam yaitu sumber panas bumi. Yang merupakan sumber panas bumi terbanyak di Indonesia. Di sisi tenggara Wayang Windu terdapat suatu situ yang sangat alami dimana suasana alamnya masih terjaga, situ Cisanti namanya. Suatu situ atau danau yang sangat bersih yang jadi cikal bakal sungai paling kotor di Indonesia berasal, yaitu sungai Citarum.

Malabar-makam-bosscha

Menengok kesebelah kanan terdapat tempat peristirahatan terakhir KAR Bosscha yang dengan amanatnya meminta dikuburkan di hutan yang menjadi tempat paling sering buat dia beristitahat. Pandangan terus menyapu arah kanan, dikejauhan berada tepat di sebrang lembah terdapat Wisma Bosscha, sebagai kantor merangkap rumah tinggal Bosscha kala itu.

Malabar-gunung-nini

Saatnya membuka perbekalan makanan yang dibawa. Udang saos asam manis dan udang bakar hasil beli dari salah satu resto seafood terkenal di Bandung titipan ‘sponsor’. Gimana rasanya berada didalam gazebo diketinggian yang dikelilingi kebun teh menghijau dengan background gunung yang membiru diperkebunan, dipadu dengan makanan seafood setelah bersepeda menaiki puncak gunung Nini ?. Woww tidak akan pernah meminta kenikmatan lebih dari apa yang sudah ada dihadapan mata ini.

Malabar-makan-gunung-nini

Sebelum berada di puncak gunung Nini terlebih dahulu mengunjungi wisma Bosscha dan makam bosscha. Bersepeda di jalan aspal sekitar kebun teh Malabar benar-benar santai. Tidak ada tanjakan atau turunan curam tetapi sepeda dipacu dengan sangat santai sambil menghirup segarnya udara pagi di perkebunan. Setelah terlalu santai mengendarai sepeda dijalan aspal perkebunan, saatnya menaiki puncak gunung Nini yang beralaskan tanah dan batu. Trek mulai terasa lebih menantang dan terus naik, tapi semuanya masih dalam tahap wajar tidak terlalu ekstrem karena tidak terlalu jauh juga

Malabar-wisma-bosscha

Bagi anda yang maniak bersepeda, patut dicoba untuk jalan-jalan beesepeda santai disekitar kebun teh Malabar. Bagi yang ingin lebih menantang naik turunya tetapi masih tetap di jalan aspal atau beton bisa mencoba masuk di perkebunan Teh Kertamanah, ambil kiri sebelum pertigaan Pangalengan – Situ Cileunca. Kondisi jalannya lumayan menanjak cukup untuk mengeluarkan keringat didinginnya suasana kebun Teh. Dan akan tembus sebelum memasuki pintu masuk kebun teh Malabar. Atau bisa juga mencoba trek jalan raya yang ke arah Situ Cileunca menuju rumah jerman di perkebunan teh Cukul yang mempunyai pemandangan perkebunan dan gunung yang keren.

Malabar-sepeda-bosscha

Untuk yang start dari Bandung, kalau betis kuat sebenarnya banyak yang bersepeda menuju pangalengan. Tetapi bagi yang hanya ingin menikmati suasana kebun teh dipagi hari dengan lebih santai bisa menyewa dolak sebutan mobil bak terbuka yang banyak tersedia disekitar jalan Dipati Ukur dengan kampus Unpad. Jangan lupa untuk berangkat sebelum jam 6 pagi supaya tidak terjebak kemacetan disekitar Banjaran, apalagi di hari sabtu-minggu.

Malabar-wayang-windu

Selamat mencoba trek santai di jalan aspal perkebunan Teh Malabar, Pangalengan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *